New York, Amerika Serikat — GIFT membuka babak baru dalam perjalanan mereka dengan mengumumkan album ketiga, Frenzy For The Thrill. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, band asal Brooklyn ini memperkenalkan single “Hand To The Flame” lengkap dengan video musik yang menjadi gambaran awal dari arah musikal terbaru mereka. Album ini dijadwalkan hadir pada 15 Januari 2027 melalui Captured Tracks.

Bagi GIFT, Frenzy For The Thrill menjadi kelanjutan setelah Momentary Presence (2022) dan Illuminator (2024). Jika dua rilisan sebelumnya banyak mempertemukan psychedelic rock, krautrock, new wave, shoegaze, dan elemen elektronik, album terbaru ini membawa pendekatan yang terasa lebih agresif dengan permainan gitar yang lebih berat, dentuman elektronik yang lebih besar, serta atmosfer yang lebih intens.

Mencari Arti di Tengah Ketidakpastian

Di balik musiknya, Frenzy For The Thrill berangkat dari pertanyaan mengenai bagaimana seseorang bisa tetap menjalani kehidupan kreatif tanpa kehilangan dirinya sendiri.

Frontman sekaligus gitaris TJ Freda menggambarkan proses album ini sebagai upaya mencari keseimbangan antara kehidupan sebagai musisi dan kebutuhan untuk tetap mempertahankan identitas personal di tengah proses kreatif.

Gagasan tersebut kemudian berkembang menjadi tema yang lebih luas: tentang manusia yang terus mencari jawaban, meski tidak selalu menemukan kepastian di ujung perjalanan. Bagi GIFT, justru proses pencarian dan keberanian menghadapi ketidakpastian itulah yang menjadi bagian penting dari pengalaman manusia.

“Hand To The Flame” dan Hasrat yang Sulit Dilepaskan

Tema tersebut kemudian diterjemahkan melalui “Hand To The Flame”, single yang menjadi pintu masuk menuju dunia Frenzy For The Thrill.

Lagu ini berbicara tentang keinginan untuk tetap mempertahankan gairah dan sesuatu yang membuat manusia merasa hidup, bahkan ketika keadaan di sekelilingnya terasa berantakan. Freda menggambarkan sosok yang terus mengejar sesuatu yang sebenarnya sudah diketahui dapat menyakitinya.

Menariknya, “Hand To The Flame” tidak hanya mengandalkan atmosfer psychedelic khas GIFT. Lagu ini mempertemukan beat elektronik yang besar, gitar yang lebih berat, serta synth yang berlapis, menghasilkan karakter yang lebih keras dan visceral dibandingkan beberapa materi mereka sebelumnya.

Video musiknya disutradarai Sydney VillacortaBuer dan menggunakan elemen tangan serta api sebagai bagian dari visualnya, memperkuat gagasan tentang hasrat, risiko, dan sesuatu yang terus dikejar meskipun sudah diketahui dapat berujung menyakitkan.

Dibentuk Bersama Teddy Mars

Untuk pengerjaan album ini, Freda bekerja bersama produser elektronik Teddy Mars, sementara seluruh personel GIFT turut berkontribusi lebih jauh dalam proses kreatif.

Formasi GIFT saat ini terdiri dari TJ Freda pada vokal dan gitar, Jessica Gurewitz pada synth, vokal dan gitar, Kallan Campbell pada bass, Justin Hrabovsky pada synth dan gitar, serta Gabe Camarano pada drum.

Menurut laporan The Fire Note, materi album mulai berkembang setelah Freda melakukan perjalanan ke Los Angeles pada awal 2025. Rencana awal untuk mengambil jarak dari aktivitas GIFT justru berubah menjadi periode kreatif yang menghasilkan materi-materi baru dengan karakter yang lebih keras dan emosional.

11 Lagu di Frenzy For The Thrill

Album ini akan berisi 11 lagu:

  1. See The Heavens
  2. Hand To The Flame
  3. The Fly
  4. Every Step
  5. Instant Rush
  6. Come Back Down
  7. Higher Than The Knife
  8. I Wanna Be A Toy
  9. I Wish I Met You In Another Life
  10. Into Oblivion
  11. Demon Inside

Album Frenzy For The Thrill akan dirilis pada 15 Januari 2027 melalui Captured Tracks, sementara “Hand To The Flame” menjadi langkah pertama GIFT untuk memperkenalkan fase baru mereka kepada pendengar.

Dengan album ini, GIFT tampaknya ingin memperluas ruang eksplorasi mereka—bukan dengan meninggalkan karakter psychedelic dan shoegaze yang sudah melekat, tetapi dengan mendorongnya menuju wilayah yang lebih berat, elektronik, dan penuh dorongan energi. Frenzy For The Thrill pun menjadi babak baru yang menarik untuk ditunggu dari kuintet New York tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

DONGKER RILIS ALBUM “MELANKOLIA RADIKAL”, MERANGKUM KEGELISAHAN, KEHILANGAN, DAN REALITAS SOSIAL

Bandung, 28 Agustus 2026 — Dongker resmi merilis album penuh terbaru mereka,…

HUMANE BAWA SISI GELAP YANG LEBIH LIAR LEWAT SINGLE “PENNY LET GO”

EAST LONDON — Humane kembali membuka babak baru lewat single terbarunya, “Penny…

KIRRIBILLY BIKIN CAVERN CLUB BERGEMURUH, BAWA ENERGI INDONESIA KE INTERNATIONAL BEATLEWEEK 2026

Liverpool, Inggris — 26 Agustus 2026 — Nama Indonesia kembali menggema di…

KEYINGI SAFAR TURNS HEARTBREAK AND MEMORY INTO “KEYINGI SAFAR”

Tashkent, Uzbekistan — Hailing from Tashkent, Uzbekistan, emo/alternative rock band Keyingi Safar…