Salatiga, Indonesia — 2026
Band Metallic Hardcore asal Salatiga, Jawa Tengah, Human Target, resmi merilis single terbaru bertajuk “No Evil / Refuge and Fortress” sebagai pembuka perjalanan mereka di tahun 2026 sekaligus pengantar menuju EP perdana yang akan dirilis satu minggu setelah peluncuran single ini.

Terbentuk pada tahun 2025, Human Target hadir membawa energi Metallic Hardcore yang agresif, penuh tekanan, dan sarat pesan perlawanan terhadap ketakutan, keraguan, serta berbagai bentuk pergumulan batin yang sering dialami manusia.
Dengan pendekatan musik yang menggabungkan riff-riff berat, breakdown menghantam, dan vokal penuh amarah, Human Target berusaha menghadirkan pengalaman yang intens sekaligus reflektif bagi para pendengarnya. Human Target diperkuat oleh:
Syahraz Risang Rzi Kusumo — Vokal
Ryana Eka Saputra — Bass
Ery Chrisa Pratama — Gitar
Aditya Surya Putra Pradana — Drum
Single ini menghadirkan dua lagu dengan karakter yang saling melengkapi. “No Evil” menjadi representasi perjuangan melawan ketakutan, trauma, dan bayang-bayang masa lalu yang terus menghantui. Liriknya menggambarkan seseorang yang memilih untuk menghadapi semua ketidakpastian secara langsung, tanpa mundur sedikit pun. Lagu ini menjadi simbol keberanian untuk bangkit dan menaklukkan segala hal yang berusaha menghancurkan diri dari dalam. Sementara itu, “Refuge and Fortress” menawarkan sudut pandang yang berbeda.

Terinspirasi dari nilai-nilai spiritual tentang perlindungan, keyakinan, dan keteguhan hati, lagu ini berbicara mengenai rasa aman yang ditemukan di tengah ancaman, ketakutan, dan kekacauan dunia.
Dengan nuansa yang tetap keras dan penuh tenaga, Human Target menyampaikan pesan bahwa kekuatan sejati lahir dari keyakinan yang tidak tergoyahkan. Melalui “No Evil / Refuge and Fortress” , Human Target ingin menunjukkan identitas musikal mereka secara utuh: agresif, lugas, dan penuh semangat perlawanan, tanpa meninggalkan ruang untuk refleksi dan makna yang lebih dalam.
Single ini menjadi langkah awal menuju EP perdana Human Target yang akan dirilis dalam waktu dekat dan akan memperluas eksplorasi tema-tema tentang konflik internal, ketahanan mental, keyakinan, serta perjuangan manusia menghadapi berbagai tekanan hidup.
Bagi Human Target, musik hardcore bukan sekadar medium pelampiasan emosi, melainkan juga sarana untuk menyampaikan pesan, membangun solidaritas, dan mengajak pendengar untuk tetap berdiri tegak di tengah situasi yang paling sulit sekalipun.