JAKARTA — Lima musisi yang selama ini dikenal lewat proyek masing-masing kini bertemu dalam satu wadah baru bernama Portura. Unit rock alternatif tersebut resmi memperkenalkan diri melalui single perdana “Ye Ye Ye”, yang dirilis pada 18 September 2026.

Portura diperkuat Fathia Izzati sebagai vokalis, Iga Massardi dan Bilal Indrajaya pada gitar, John Paul “Coki” Patton di bass, serta Enrico Octaviano sebagai drummer. Masing-masing datang dari latar musik yang berbeda, sehingga pertemuan mereka menjadi ruang baru untuk mencoba pendekatan yang tidak harus mengikuti karakter proyek masing-masing.
Lima Musisi, Satu Ruang Eksplorasi
Formasi Portura mempertemukan nama-nama yang sudah cukup dikenal di skena musik Indonesia.
Fathia Izzati dikenal sebagai vokalis Reality Club, Iga Massardi merupakan gitaris Barasuara, sementara Bilal Indrajaya juga aktif sebagai musisi solo. Posisi bass ditempati John Paul “Coki” Patton yang dikenal melalui Kelompok Penerbang Roket dan ALI, sedangkan drum diisi Enrico Octaviano dari Lomba Sihir.
Alih-alih sekadar mempertemukan lima musisi dengan nama besar, Portura dibentuk sebagai ruang untuk mengeksplorasi sisi musikal yang mungkin tidak muncul ketika mereka berada di proyek masing-masing.
Hal tersebut kemudian menjadi salah satu daya tarik utama dari “Ye Ye Ye”. Lagu ini menjadi tempat bagi kelima personel untuk meleburkan pengalaman, karakter, sekaligus gagasan mereka dalam satu komposisi baru.
“Ye Ye Ye” Membawa Rock yang Lebih Lugas
Sebagai karya orisinal pertama Portura, “Ye Ye Ye” membawa karakter rock yang cukup kuat.
Liriknya ditulis oleh Fathia Izzati dan disampaikan dengan pendekatan yang lugas. Lagu tersebut menggambarkan situasi yang tengah terjadi di Tanah Air, sekaligus menjadi medium bagi para personel untuk menyampaikan keresahan dan pandangan mereka.
Menariknya, pesan dalam lagu tidak hanya disampaikan melalui lirik. Aransemen juga menjadi bagian penting dalam membangun suasana sekaligus memperkenalkan identitas awal Portura.
Dengan begitu, “Ye Ye Ye” tidak sekadar berfungsi sebagai single perkenalan, tetapi juga menjadi gambaran awal tentang bagaimana lima musisi dengan latar berbeda tersebut ingin bekerja ketika berada dalam satu proyek.
Berawal dari Inisiasi Lintas Resonan
Kehadiran Portura tidak terlepas dari Lintas Resonan, yang menginisiasi terbentuknya grup ini sejak penghujung 2025.
Lintas Resonan juga berperan sebagai produser eksekutif dalam rilisan perdana Portura. Pertemuan tersebut kemudian membuka ruang bagi Fathia, Iga, Bilal, Coki, dan Enrico untuk mengembangkan sebuah proyek bersama.
Sebelum memperkenalkan “Ye Ye Ye” kepada publik, Portura telah mulai mempersiapkan materi sebagai sebuah grup. Single perdana ini akhirnya dipilih sebagai langkah pembuka untuk memperkenalkan identitas mereka secara lebih utuh.
“Ye Ye Ye” Hadir Bersama Visual Escape Room
Portura tidak hanya melepas versi audio. Pada tanggal yang sama, mereka juga merilis video klip “Ye Ye Ye”.
Video tersebut disutradarai oleh Agung Pambudi dan diproduksi bersama QUN Films. Menariknya, konsep visual yang digunakan mengambil pendekatan Escape Room untuk menerjemahkan gambaran serta pesan yang terdapat dalam lagu.
Alih-alih membuat video musik yang sekadar menjadi pelengkap lagu, pendekatan tersebut memberikan interpretasi visual tersendiri terhadap situasi yang ingin disampaikan Portura.
Dengan audio dan visual yang dirilis bersamaan, “Ye Ye Ye” sekaligus menjadi paket perkenalan lengkap bagi Portura sebagai unit baru.
Awal dari Perjalanan Portura

Kemunculan Portura mempertemukan lima musisi dengan pengalaman dan karakter musikal yang berbeda dalam sebuah proyek baru. “Ye Ye Ye” menjadi titik pertama dari perjalanan tersebut sekaligus ruang bagi mereka untuk melihat sejauh mana kolaborasi ini dapat berkembang.
Single “Ye Ye Ye” kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital, sementara video klipnya dapat disaksikan melalui kanal YouTube Portura.