Perjalanan hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada kehilangan, hingga berbagai fase yang mengharuskan seseorang belajar menerima keadaan sebelum kembali melangkah. Gagasan inilah yang menjadi benang merah dalam single terbaru Stereowall berjudul “Antara”.

Menjadi rilisan kedua sejak bergabungnya Zeva sebagai vokalis, “Antara” hadir sebagai langkah Stereowall dalam memperkenalkan warna baru mereka. Setelah memperkenalkan Zeva melalui single “Sisa Asa” , kali ini Stereowall mengajak pendengar mengenal lebih dalam melalui lagu ini.
Secara tema, “Antara” bercerita tentang seseorang yang berada di persimpangan antara kehilangan dan kenyataan. Sebuah fase yang kerap dialami banyak orang ketika harusmenghadapi perubahan atau menerima bahwa tidak semua hal dapat berjalan sesuai harapan.

“Lagu ini berbicara tentang proses berdamai dengan masa lalu. Tentang bagaimana seseorang tetap memilih berdiri di tengah kehilangan tanpa terus terjebak pada apa yang telah pergi,” ungkap Stereowall.
Pesan tersebut terangkum dalam kalimat utama yang menjadi benang merah lagu ini: “TakSemua yang Hilang Harus Kembali Pulang. “ Melalui lirik tersebut, Stereowall ingin menyampaikan bahwa penerimaan bukanlah bentuk kekalahan, melainkan keberanian untuk terus melangkah meski keadaan tidak sesuai keinginan. Makna tersebut juga terasa kuat dalam sejumlah lirik seperti “Ini bukan akhir cerita” dan “Aku masih di sini” , yang menjadi simbol keteguhan untuk terus bertahan dan melanjutkan hidup setelah melewati kegagalan.

Bagi Stereowall, hidup sering membawa seseorang ke masa penuh ketidakpastian. Ada saatketika usaha terasa sia-sia, luka masih membekas, dan hasil perjuangan belum terlihat. Namun justru dari proses itulah seseorang tumbuh dan menemukan kekuatan baru dalam dirinya. Melalui “Antara” , Stereowall juga mengajak pendengar memaknai ikhlas dari sudut pandang yang berbeda. Ikhlas bukan berarti menyerah, melainkan bentuk penerimaan yang paling dewasa.
Ketika seseorang mampu menerima apa yang telah terjadi tanpa terus menggenggamnya, ia memberi ruang bagi dirinya sendiri untuk bertumbuh dan menemukan harapan baru.
Dibalut aransemen alternative rock yang emosional dan dinamis, “Antara” menghadirkan perjalanan emosi yang terasa dekat dengan pengalaman banyak orang. Karakter vokal Zeva
yang ekspresif berpadu dengan identitas musikal Stereowall yang kuat, menghasilkan karya yang personal sekaligus relevan bagi para pendengarnya.
Melalui “Antara” , Stereowall menegaskan bahwa berakhirnya sebuah babak bukanlah akhir dari segalanya.
Di antara kehilangan, ketidakpastian, dan proses menerima, selalu ada ruang untuk kembali melanjutkan perjalanan.
Tentang Stereowall

Stereowall adalah band alternative rock asal Indonesia yang terbentuk pada tahun 2012.Formasi awal mereka terdiri dari Cynantia Pratita (vokal), Rama (gitar), Usay (gitar), Ramadhan (bass), dan Garda Nusantara (drum).
Pada tahun 2014, mereka kehilangan drummer Garda Nusantara akibat kecelakaan. Peristiwa tersebut membuat band sempat vakum sebelum akhirnya bangkit kembali dan merilis EP perdana Never Ending Drama pada tahun 2016.
Pada 2022, Stereowall menggandeng Rei (Inay) sebagai rekan produser untuk memperluas eksplorasi musikal mereka. Selain terlibat dalam proses produksi, Rei juga berkontribusi sebagai pengisi keyboard, synthesizer, dan gitar yang memperkaya karakter musik Stereowall.
Kini, bersama Zevana Arga (Zeva) sebagai vokalis, Stereowall memasuki babak baru dalam perjalanan mereka. Melalui “Antara” , mereka tidak hanya memperkenalkan karya terbaru, tetapi juga menegaskan identitas sebagai band yang terus bertumbuh, terus melangkah, dan tetap bertahan melewati setiap perubahan.
CREDITS
Courtesy of Musica Studios
Executive Producer: Indrawati Widjaja
A&R Manager: Arlan Djoewarsa
Audio Supervisor: Raditya Arundika
Music Credits
Song: Zevana Arga, Ramadhan Satria, Reiner Ramanda, Rama Mayristha, Ussay
Lyrics: Ramadhan Satria, Rama Mayristha Perdana
Producer: Denny Indrajaya, Stereo Wall
Vocal Director: Kamga Mo
Add Drummer: Michy Ibrahim
Mixing Mastering: Rama Harto
Artwork: Artmorfate
Publishing: Musica Publiser Indonesia
LYRICS ANTARA
Intro:
Aku masih di sini!
Verse 1:
Ini bukan akhir cerita
Segala yang telah hancur
Tak selalu sirna
Aku berdiri di antara
Yang hilang dan yang ada
Seolah setiap salah
Harus kuterima
pre-chorus:
Riuh yang dulu ada
Perlahan mulai mereda
Chorus:
Ini bukan akhir cerita
Hanya luka dari lara
Tak semua yang t’lah pergi
Berarti kalah hari ini
Aku masih di sini
Meski terjatuh sendiri
(Masih di sini)
Verse 2:
Ini bukan akhir cerita
Saat riuh mulai mereda
Saat hati ini berhenti
Menggenggam yang telah pergi
Yang tersisa kini
Ruang yang terbuka
pre-chorus:
Tak semua yang hilang
Harus kembali pulang
Chorus:
Ini bukan akhir cerita
Hanya luka dari lara
Tak semua yang t’lah pergi
Berarti kalah hari ini
Aku masih di sini
Aku masih di sini
(Aku Masih di sini!)
Breakdown:
Aku masih di sini!
Meski terjatuh sendiri
Di antara yang pergi!
Chorus:
Ini bukan akhir cerita
Hanya luka dari lara
Tak semua yang t’lah pergi
Berarti kalah hari ini
Aku masih di sini
Belajar berdamai lagi
Masih di sini!
outro:
Aku masih di sini
Di antara yang pergi
Dan aku yang hari ini