LOS ANGELES — Lima dekade perjalanan VISION dalam dunia skateboarding, streetwear, dan kultur urban kembali dibuka melalui pameran retrospektif “FINDING VISION”. Berlangsung di HVW8 Gallery, Los Angeles, pada 4–6 September 2026, pameran ini mengajak pengunjung melihat kembali perjalanan VISION sejak 1976 melalui ratusan artefak yang selama ini menjadi bagian dari sejarah brand tersebut.

Alih-alih sekadar menampilkan produk lama, pameran ini mengumpulkan berbagai material arsip mulai dari skateboard deck, artwork, poster, flyer, fotografi, aksesori, hingga sketsa dan konsep desain orisinal. Koleksi tersebut memperlihatkan bagaimana identitas VISION berkembang dari dunia skateboard menuju budaya streetwear dan seni visual.

50 Tahun VISION Dalam Satu Ruang

Didirikan pada 1976, VISION menjadi salah satu nama yang ikut membentuk perkembangan skateboard dan estetika street culture, terutama sepanjang era 1980-an.

Melalui “FINDING VISION”, berbagai materi dari perjalanan tersebut dikumpulkan kembali. Lebih dari 450 benda arsip menjadi bagian dari retrospektif yang membawa pengunjung menyusuri berbagai periode dalam sejarah VISION.

Salah satu bagian yang menarik adalah keberadaan karya orisinal dan sketsa yang jarang terlihat publik, termasuk draft karya Mark Gonzales, salah satu pro skater awal yang memiliki hubungan erat dengan VISION.

Kehadiran sketsa dan materi proses kreatif tersebut memberikan sudut pandang berbeda terhadap sejarah brand. Pengunjung tidak hanya melihat hasil akhir yang pernah muncul di papan skateboard atau pakaian, tetapi juga melihat bagian dari proses di balik identitas visualnya.

Ketika Skateboard Menjadi Bahasa Visual

Salah satu kekuatan VISION sepanjang perjalanannya adalah kemampuan membawa grafis skateboard keluar dari papan.

Deck, pakaian, poster, hingga berbagai materi promosi menjadi bagian dari bahasa visual yang kemudian ikut membentuk kultur skate dan streetwear. Karena itu, “FINDING VISION” tidak hanya berfungsi sebagai arsip sebuah brand, tetapi juga memperlihatkan bagaimana skateboard berkembang sebagai bagian dari budaya visual yang lebih luas.

Di dalam galeri, berbagai benda tersebut ditempatkan berdampingan sehingga perjalanan VISION dapat dibaca melalui perubahan desain, material, hingga karakter grafis dari satu periode ke periode berikutnya.

OG Skaters Kembali Berkumpul

Pembukaan pameran pada 4 September turut mempertemukan sejumlah nama dari generasi awal skateboarding dengan komunitas skate Los Angeles.

HVW8 mencatat bahwa acara pembukaan berlangsung sebagai resepsi khusus untuk tamu VIP, media, dan industri. Sementara pada hari berikutnya, ruang pamer dibuka untuk publik dengan sejumlah aktivitas tambahan, termasuk Look Back Library, sesi grip tape art oleh Mark Oblow, serta kehadiran anggota VISION Pro Team.

Pameran ini pada akhirnya tidak hanya menjadi tempat untuk melihat benda-benda lama. Pertemuan antara para skater dari berbagai generasi turut membuat arsip tersebut kembali memiliki konteks sosialnya.

Dari Los Angeles Menuju Shanghai dan Tokyo

Los Angeles menjadi pemberhentian pertama dari rangkaian tur global “FINDING VISION”.

Setelah menyelesaikan perjalanannya di LA, pameran ini dijadwalkan berlanjut ke Shanghai, China, pada 1–30 Oktober 2026, sebelum kemudian menuju Tokyo, Jepang, pada 4–13 Desember 2026.

Dengan membawa lebih dari 450 material arsip, tur ini menjadi cara VISION untuk memperkenalkan kembali sejarahnya kepada generasi baru sekaligus mempertemukan kembali orang-orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan brand tersebut.

Lima puluh tahun setelah berdiri, VISION tidak hanya melihat kembali apa yang pernah mereka buat. “FINDING VISION” menjadi ruang untuk melihat bagaimana skateboard, desain, musik, fashion, dan kultur jalanan pernah saling bertemu dan berkembang bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

HUMANE BAWA SISI GELAP YANG LEBIH LIAR LEWAT SINGLE “PENNY LET GO”

EAST LONDON — Humane kembali membuka babak baru lewat single terbarunya, “Penny…

KIRRIBILLY BIKIN CAVERN CLUB BERGEMURUH, BAWA ENERGI INDONESIA KE INTERNATIONAL BEATLEWEEK 2026

Liverpool, Inggris — 26 Agustus 2026 — Nama Indonesia kembali menggema di…

KEYINGI SAFAR TURNS HEARTBREAK AND MEMORY INTO “KEYINGI SAFAR”

Tashkent, Uzbekistan — Hailing from Tashkent, Uzbekistan, emo/alternative rock band Keyingi Safar…

ANXIOUS KEMBALI DENGAN “DON’T MOVE”, SAAT CINTA YANG RETAK TAK LAGI BISA DIPAKSA UTUH

Band rock alternatif asal Amerika Serikat, Anxious, membuka babak baru lewat single…