Jakarta — Setelah menghabiskan sebagian besar tahun ini dengan tampil di berbagai panggung Indonesia, unit indie rock asal Jakarta, Patras, bersiap membawa musik mereka ke Jepang. Tur yang berlangsung pada Oktober 2026 ini menjadi perjalanan internasional pertama bagi band tersebut, sekaligus kelanjutan dari perjalanan album debut mereka, Cha-Cha Boo!.

Dirilis pada April 2026, Cha-Cha Boo! memperkenalkan karakter musik Patras yang memadukan rock dan pop-rock dengan sentuhan pengaruh musik klasik. Karakter tersebut mereka bawa ke panggung melalui permainan gitar, ritme, dan energi penampilan yang menjadi bagian penting dari identitas band.

Sebelum berangkat ke Jepang, Patras telah menjalani rangkaian tur Jawa-Bali selama tiga bulan dengan lebih dari 20 pertunjukan. Mereka tampil di berbagai ruang, mulai dari acara komunitas hingga panggung yang lebih besar, termasuk mendapat kesempatan menjadi band pembuka untuk Efek Rumah Kaca dan Alkateri. Patras juga tampil di Pestapora pada akhir September lalu.

Kesempatan menuju Jepang turut terbuka melalui koneksi dengan band Indonesia, Basajan, yang membantu mempertemukan Patras dengan sejumlah venue di sana. Dari hubungan antarmusisi tersebut, Patras kini mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya mereka kepada pendengar di luar negeri.

Rangkaian tur ini mencakup empat pertunjukan. Patras memulai perjalanan di Ruby Room, Tokyo, pada 8 Oktober, lalu tampil di Submarine, Kyoto, pada 11 Oktober. Mereka kembali ke Tokyo untuk pertunjukan di Polaris pada 12 Oktober dan Shimokitazawa pada 13 Oktober 2026.

Bagi Patras, tur ini bukan hanya kesempatan memperluas pendengar, tetapi juga ruang untuk bertemu musisi baru, mendapatkan pengalaman dari skena musik Jepang, dan membangun koneksi lintas negara.

Patras diperkuat oleh Chaska Hermawan, Bradley Kustiono, Raihan Soedewo, dan Muhammad Wildan. Setelah membawa Cha-Cha Boo! berkeliling di berbagai panggung Indonesia, perjalanan ke Jepang menjadi langkah baru bagi mereka untuk memperluas jangkauan musik tanpa meninggalkan semangat rock ’n’ roll yang selama ini mereka bawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

510 BONGKAR SISI GELAP DI BALIK PUNCAK LEWAT “HEAVY LIES THE CROWN”

Bandung — 510 kembali lewat rilisan terbaru mereka, “Heavy Lies the Crown”.…

RAMMADHANIAL KEMBALI DENGAN WHISPER FROM NOWHERE, ALBUM PENUH CERITA TENTANG KEHILANGAN DAN PENERIMAAN

Banjarnegara, 28 Agustus 2026 — Setelah lima tahun berlalu sejak album debut…

KEYINGI SAFAR TURNS HEARTBREAK AND MEMORY INTO “KEYINGI SAFAR”

Tashkent, Uzbekistan — Hailing from Tashkent, Uzbekistan, emo/alternative rock band Keyingi Safar…

HUMANE BAWA SISI GELAP YANG LEBIH LIAR LEWAT SINGLE “PENNY LET GO”

EAST LONDON — Humane kembali membuka babak baru lewat single terbarunya, “Penny…