Jakarta — Perjalanan Menari dengan Bayangan memasuki babak baru. Hindia mengumumkan adaptasi film bertajuk Menari dengan Bayangan: Evakuasi pada penampilannya di Synchronize Fest 2026, Sabtu, 17 Oktober. Film tersebut dijadwalkan tayang pada 2027 dan akan disutradarai oleh Edwin.

Pengumuman itu disampaikan pada akhir penampilan Hindia di Dynamic Stage. Setelah rangkaian pertunjukan berakhir, layar menampilkan judul Menari dengan Bayangan: Evakuasi, menandai perpindahan karya yang dikenal melalui album musik menuju medium sinema.

Film ini diadaptasi dari album debut Hindia, Menari dengan Bayangan, yang dirilis pada 2019. Album tersebut menjadi salah satu karya penting dalam perjalanan musik Baskara Putra sebagai Hindia, dengan lagu-lagu yang membicarakan tekanan hidup, hubungan antarmanusia, pencarian makna, serta pergulatan menghadapi diri sendiri.

Melalui judul Evakuasi, proyek film ini juga mengingatkan pendengar pada lagu pembuka album yang sama. Namun, detail cerita, daftar pemeran, dan bentuk adaptasi yang akan digunakan belum diungkapkan secara lengkap dalam pengumuman awal. Karena itu, belum dapat dipastikan bagaimana setiap lagu atau narasi album akan diterjemahkan ke dalam struktur film.

Edwin dipercaya duduk di kursi sutradara, sementara Hindia terlibat sebagai produser eksekutif. Proyek ini diproduksi bersama Palari Films, rumah produksi yang sebelumnya dikenal melalui sejumlah film Indonesia dengan pendekatan penceritaan yang khas.

Pengumuman tersebut memperluas perjalanan Menari dengan Bayangan yang telah tumbuh bersama pendengarnya sejak 2019. Jika album menghadirkan pengalaman melalui lagu dan lirik, adaptasi layar lebar ini membuka kemungkinan untuk menafsirkan kembali dunia yang dibangun di dalamnya melalui gambar bergerak.

Meski jadwal tayang telah diumumkan untuk 2027, informasi lanjutan mengenai tanggal rilis, pemeran, dan sinopsis resmi masih perlu menunggu pengumuman berikutnya dari Hindia dan Palari Films.

Bagi penggemar Hindia, Menari dengan Bayangan: Evakuasi menjadi salah satu proyek yang patut dinantikan pada 2027—terutama untuk melihat bagaimana sebuah album yang lekat dengan pengalaman personal dan kegelisahan generasi diterjemahkan ke bahasa sinema.

You May Also Like

510 BONGKAR SISI GELAP DI BALIK PUNCAK LEWAT “HEAVY LIES THE CROWN”

Bandung — 510 kembali lewat rilisan terbaru mereka, “Heavy Lies the Crown”.…

RAMMADHANIAL KEMBALI DENGAN WHISPER FROM NOWHERE, ALBUM PENUH CERITA TENTANG KEHILANGAN DAN PENERIMAAN

Banjarnegara, 28 Agustus 2026 — Setelah lima tahun berlalu sejak album debut…

KEYINGI SAFAR TURNS HEARTBREAK AND MEMORY INTO “KEYINGI SAFAR”

Tashkent, Uzbekistan — Hailing from Tashkent, Uzbekistan, emo/alternative rock band Keyingi Safar…

REALITY CLUB BAWA ENERGI RAW ALBUM KEEMPAT LEWAT “WHO KNOWS WHERE LIFE WILL TAKE YOU? | LIVE SESSION”

JAKARTA — Setahun setelah memperkenalkan album keempatnya, Reality Club kembali membawa materi…