BOGOR — Setelah hampir setahun sejak merilis demo prototype, Falaci kembali dengan materi terbaru. Unit alternative electronica rock asal Bogor ini melepas single “Another Cycle” pada 9 September 2026, sekaligus menjadikannya pintu masuk menuju album penuh perdana yang direncanakan hadir pada penghujung tahun ini.
Rilisan ini datang setelah prototype yang berisi empat lagu mendapat respons positif dan membawa Falaci tampil di sejumlah panggung besar. Bagi band yang saat itu masih terbilang baru, pengalaman tersebut menjadi dorongan untuk terus mengembangkan materi berikutnya.
Tiga Tahun Menunggu Momen yang Tepat
“Another Cycle” ternyata bukan lagu yang lahir dalam waktu singkat. Ide awalnya sudah muncul sekitar tiga tahun lalu, tetapi kesibukan masing-masing personel serta proses bongkar-pasang berbagai gagasan membuat lagu ini terus berkembang sebelum akhirnya siap dirilis.
Falaci bahkan memilih menahan lagu tersebut sampai hasil akhirnya benar-benar mendekati visi yang mereka inginkan. Penantian panjang itu menjadi bagian dari proses kreatif “Another Cycle”, bukan sekadar persoalan waktu produksi.
Secara tematik, lagu ini berangkat dari introspeksi para personel ketika melihat kehidupan modern yang bergerak semakin cepat. Manusia terus dituntut memberikan lebih banyak waktu, tenaga, dan perhatian, sementara di tengah semua itu muncul pertanyaan mengenai seberapa banyak makna yang sebenarnya didapatkan.
“Another Cycle” adalah hasil dari introspeksi yang muncul dari benak masing-masing personel, introspeksi yang selalu berulang.
Gagasan tersebut membuat lagu ini terasa seperti potret tentang seseorang yang terus berputar di dalam pikirannya sendiri, sementara dunia di luar terus bergerak tanpa menunggu.
Sound Baru, Formasi Baru

Selain memperkenalkan materi baru, “Another Cycle” juga menjadi penanda perubahan dalam tubuh Falaci.
Kini, Aliefta Widhiawan bergabung di gitar dan Devhara Carnadi mengisi piano serta synth. Keduanya melengkapi formasi yang terdiri dari Naufal Dzaky (vokal, synth), Arafat Zawaid (bass), dan Alfian Prasetyo (gitar).
Kehadiran dua personel tambahan tersebut dipersiapkan untuk memperkuat karakter Falaci ketika mereka memasuki fase pengerjaan album. Menariknya, Aliefta bukan sosok baru dalam perjalanan band karena sebelumnya pernah menjadi produser pertama Falaci ketika materi album mulai dikerjakan sekitar tiga tahun lalu. Sementara Devhara sudah diajak bergabung sebelum prototype dirilis.
Dikerjakan Bersama Banyak Nama
Proses produksi “Another Cycle” turut melibatkan sejumlah nama dari berbagai bidang.
Afiandi D. Lacborra dipercaya sebagai produser sekaligus penulis, dengan Reney Karamoy sebagai recording engineer. Untuk vokal, Stella Gareth bertugas sebagai vocal director, sementara Nabil Favian menangani mixing dan Reyner Ferdinand mengerjakan mastering.
Di sisi visual, Pandu Wiguna menggarap music video sekaligus artwork. Departemen video melibatkan Siswa Junianto dan Heta SR sebagai director of photography, sedangkan Gumilang Damar Budiman berperan sebagai art director. Foto profil Falaci dikerjakan oleh Stephany Azali.
Menjadi Pembuka Menuju Album Debut
“Another Cycle” bukan rilisan yang berdiri sendiri. Falaci menempatkannya sebagai bagian awal dari perjalanan menuju album penuh perdana yang ditargetkan rilis pada akhir 2026.

Menurut Falaci, keterkaitan single ini dengan album mendatang bukan hanya terdapat pada karakter musik dan sound, tetapi juga pada tema cerita yang dibawa. Album tersebut nantinya menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai eksplorasi musik para personel, yang juga aktif menjalankan proyek lain seperti Rrag, Det-Plag Lust, Texpack, dan Featuz.
Setelah “Another Cycle” dirilis, Falaci juga telah menyiapkan sejumlah agenda. Mereka dijadwalkan tampil di Joyland Festival 2026, sementara rencana tur dan showcase tengah dipersiapkan untuk 2027.
Dengan “Another Cycle”, Falaci membuka fase baru dengan membawa proses introspeksi yang sudah mereka simpan selama bertahun-tahun. Lagu ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar—menuju album perdana yang akan mempertemukan berbagai eksperimen dan pengalaman musikal para personelnya.
“Another Cycle” kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital, sementara video musik resminya dapat disaksikan melalui kanal YouTube Falaci.