Malang, Indonesia — Ketika ketidakadilan, korupsi, dan penyalahgunaan kekuasaan terus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, Inveigh memilih untuk tidak tinggal diam. Kuartet rock alternatif asal Malang ini menyuarakan kegelisahan tersebut lewat single terbaru bertajuk “Amarah”, yang dirilis pada 27 Oktober 2026.

Melalui lagu ini, Inveigh mengangkat berbagai persoalan sosial yang mereka amati, mulai dari ketimpangan, kesenjangan ekonomi, hingga tindakan pihak berkuasa yang dianggap semakin menjauh dari kepentingan masyarakat. “Amarah” menjadi ruang bagi band untuk menyampaikan kritik secara lugas, tanpa menyamarkan keresahan yang ingin mereka sampaikan.

Secara musikal, “Amarah” hadir dengan karakter yang lebih berat. Riff gitar padat, distorsi tajam, dan tempo yang cenderung lebih lambat membangun atmosfer penuh tekanan. Pendekatan tersebut memperkuat pesan lirik yang menyoroti kondisi sosial serta dorongan untuk melawan ketidakadilan.

Single ini turut menghadirkan Bimantara dari Timeless sebagai vokalis tamu. Kolaborasi tersebut menambah intensitas pada komposisi yang dibangun Inveigh, sekaligus mempertegas karakter musik mereka yang berada di persimpangan alternative rock, punk, dan hardcore.

Inveigh diperkuat oleh Julius Bagus, Anizar Yasmeen, Eltria Raffi, dan Raditia Putra. Dalam “Amarah”, Julius Bagus menulis lirik, sementara komposisi musik dikerjakan bersama oleh Raditia Putra, Eltria Raffi, Julius Bagus, dan Anizar Yasmeen.

Proses produksi dilakukan oleh Inveigh. Rekaman drum berlangsung di Creatorix Studio, gitar dan bass di 202 Sonic Lab, serta vokal di Haum Studio. Tahap mixing dan mastering ditangani Satrio Utomo di Griffin Studio, sementara artwork dirancang oleh Bimantara.

Lewat “Amarah”, Inveigh menghadirkan musik sebagai bentuk respons terhadap situasi yang mereka anggap semakin menekan. Sebuah lagu yang tidak hanya berisi luapan emosi, tetapi juga ajakan untuk tetap sadar, bersuara, dan tidak menyerah pada keadaan.

Single “Amarah” kini telah tersedia melalui berbagai platform musik digital.

You May Also Like

510 BONGKAR SISI GELAP DI BALIK PUNCAK LEWAT “HEAVY LIES THE CROWN”

Bandung — 510 kembali lewat rilisan terbaru mereka, “Heavy Lies the Crown”.…

DONGKER RILIS ALBUM “MELANKOLIA RADIKAL”, MERANGKUM KEGELISAHAN, KEHILANGAN, DAN REALITAS SOSIAL

Bandung, 28 Agustus 2026 — Dongker resmi merilis album penuh terbaru mereka,…

RAMMADHANIAL KEMBALI DENGAN WHISPER FROM NOWHERE, ALBUM PENUH CERITA TENTANG KEHILANGAN DAN PENERIMAAN

Banjarnegara, 28 Agustus 2026 — Setelah lima tahun berlalu sejak album debut…

HUMANE BAWA SISI GELAP YANG LEBIH LIAR LEWAT SINGLE “PENNY LET GO”

EAST LONDON — Humane kembali membuka babak baru lewat single terbarunya, “Penny…