Norwegia — Tidak semua hal yang kita inginkan benar-benar lahir dari keinginan sendiri. Ada kalanya, apa yang kita anggap sebagai cita-cita justru terbentuk dari gambaran kehidupan yang terus-menerus disodorkan kepada kita. Pertanyaan inilah yang dibawa band alternative rock asal Norwegia, Of All Things, lewat single terbaru mereka, “They Pour, You Drink”.

Dirilis pada 29 September 2026, lagu ini menjadi pintu masuk menuju EP mendatang mereka, A Catalog of Bitter Ends, yang direncanakan meluncur pada musim gugur tahun ini. Single tersebut melanjutkan perjalanan mereka setelah album debut Falling In Line With The Person In Front Of You.
Alih-alih membatasi kritik pada politik dalam pengertian yang sempit, Of All Things menyoroti cara kelompok elite membentuk keinginan masyarakat melalui citra kehidupan yang mereka tampilkan. Ketika kehidupan orang-orang dengan status sosial tinggi terus dijadikan gambaran tentang kesuksesan, publik bisa terdorong untuk mengejar standar yang sama—bahkan tanpa sempat mempertanyakan dari mana keinginan itu berasal.
Gagasan tersebut menjadi inti “They Pour, You Drink”. Lagu ini berbicara tentang retorika politik, pengaruh sosial, dan melemahnya kebiasaan berpikir kritis di tengah rutinitas sehari-hari. Bagi Of All Things, persoalannya bukan sekadar siapa yang menyampaikan sebuah pesan, tetapi bagaimana pesan itu perlahan membentuk cara orang memandang kehidupan.

Secara proses kreatif, lagu ini muncul secara alami ketika band mulai menggarap materi untuk EP berikutnya. Mereka menggambarkannya sebagai jembatan antara karya-karya sebelumnya dan arah baru yang tengah dikembangkan. Sebagai komposisi pertama yang ditulis untuk A Catalog of Bitter Ends, “They Pour, You Drink” akhirnya dipilih menjadi single pembuka untuk memperkenalkan babak terbaru mereka.
Of All Things diperkuat Emma Putnam sebagai vokalis sekaligus penulis lirik utama, Lars Ystebø pada gitar, Andreas Siem pada bass, dan Lars Inge Torp pada drum. Terbentuk pada 2020, band ini membawa pengaruh rock era 1990-an yang bising dan ekspresif, dengan nama seperti Kent, Foals, dan Sonic Youth disebut sebagai bagian dari referensi musikal mereka. Energi tersebut juga menjadi karakter penampilan mereka di skena musik Norwegia.


Lewat “They Pour, You Drink”, Of All Things mengangkat pertanyaan yang terasa relevan jauh melampaui satu negara: apakah kita benar-benar memilih apa yang kita inginkan, atau sekadar mengikuti gambaran tentang kehidupan ideal yang terus disajikan kepada kita? Sebuah kritik yang tidak berhenti pada politik, tetapi juga menyentuh cara masyarakat membentuk ambisi, selera, dan ukuran keberhasilan.