Tokyo — Dua nama dengan karakter berbeda kembali bertemu. White Mountaineering dan Umbro resmi melanjutkan kemitraan mereka lewat kolaborasi keempat yang disiapkan untuk musim Fall/Winter 2026. Kali ini, keduanya menggali kembali elemen desain dari arsip Umbro lalu mengolahnya dengan pendekatan teknikal khas White Mountaineering.

Kolaborasi terbaru ini mempertemukan warisan football culture Umbro dengan filosofi White Mountaineering yang dikenal menggabungkan desain, utilitas, dan teknologi. Hasilnya hadir dalam tiga siluet utama yang dirancang untuk menjembatani kebutuhan aktivitas luar ruang dengan gaya urban sehari-hari.

Arsip Umbro Bertemu Material Fungsional

Salah satu bagian utama dari koleksi ini adalah hooded jacket yang mengambil inspirasi dari desain arsip Umbro, terutama melalui permainan panel melengkung yang menjadi detail visual utamanya.

Untuk material, jaket tersebut menggunakan H2OFF®, material polyester taffeta berperforma tinggi yang menawarkan daya tahan terhadap air sekaligus kemampuan bernapas. Karakternya dibuat tetap ringan dengan tekstur yang natural sehingga tidak terasa terlalu teknikal secara visual.

Hooded jacket ini tersedia dalam empat pilihan warna: black, khaki, green, dan gray, dengan harga US$620 atau sekitar ¥90.200 termasuk pajak berdasarkan harga Jepang yang dicantumkan Hypebeast.

Easy Pants dengan Siluet yang Bisa Diatur

Pendekatan serupa diterapkan pada easy pants berbahan nylon. Celana ini mempertahankan permainan panel yang mengalir dari bagian desain kolaborasi, tetapi dilengkapi sejumlah detail fungsional.

Bagian belakang menggunakan concealed zipper pockets, sementara area selangkangan dibuat dengan gusseted crotch untuk memberikan keleluasaan bergerak. Terdapat pula drawcord pada bagian ujung kaki sehingga pengguna dapat mengatur bentuk siluet sesuai kebutuhan.

Easy pants tersedia dalam warna black, khaki, green, dan gray, dengan harga US$490 atau ¥71.500 termasuk pajak.

Pullover Jadi Interpretasi Paling Kasual

Item ketiga hadir dalam bentuk crewneck pullover. Siluetnya mengambil inspirasi dari arsip Umbro, tetapi diberikan pendekatan material yang lebih kontemporer.

Pullover ini menggunakan material polyester-polyurethane cardboard knit yang memiliki karakter stretch. Selain memberikan fleksibilitas, material tersebut juga dilengkapi fungsi UV protection dan sensasi dingin ketika bersentuhan dengan kulit.

Untuk model ini tersedia tiga pilihan warna, yakni black, khaki, dan charcoal, dengan harga US$265 atau ¥38.500 termasuk pajak.

Football Heritage dalam Bahasa Outdoor

Kolaborasi keempat ini memperlihatkan bagaimana elemen yang berasal dari dunia sepak bola dapat diterjemahkan ke dalam konteks pakaian outdoor dan lifestyle.

Alih-alih sekadar menggunakan logo atau estetika retro Umbro, White Mountaineering mengambil bahasa desain dari arsip Umbro sebagai titik awal, kemudian menggabungkannya dengan material teknikal dan detail utilitarian yang menjadi bagian dari identitas mereka.

Dengan pendekatan tersebut, koleksi ini terasa seperti pertemuan antara heritage sportswear dan functional fashion, tanpa harus kehilangan karakter kedua brand.

Sudah Dirilis 30 September

Koleksi White Mountaineering x Umbro FW26 mulai tersedia pada Rabu, 30 September 2026 melalui gerai flagship White Mountaineering, official online store, serta sejumlah authorized stockists di Jepang.

Kolaborasi keempat ini sekaligus melanjutkan eksplorasi kedua brand dalam mempertemukan warisan olahraga Umbro dengan pendekatan desain kontemporer White Mountaineering—sebuah formula yang kali ini kembali dibangun dari arsip lama, tetapi diarahkan untuk kebutuhan modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

HUMANE BAWA SISI GELAP YANG LEBIH LIAR LEWAT SINGLE “PENNY LET GO”

EAST LONDON — Humane kembali membuka babak baru lewat single terbarunya, “Penny…

KIRRIBILLY BIKIN CAVERN CLUB BERGEMURUH, BAWA ENERGI INDONESIA KE INTERNATIONAL BEATLEWEEK 2026

Liverpool, Inggris — 26 Agustus 2026 — Nama Indonesia kembali menggema di…

KEYINGI SAFAR TURNS HEARTBREAK AND MEMORY INTO “KEYINGI SAFAR”

Tashkent, Uzbekistan — Hailing from Tashkent, Uzbekistan, emo/alternative rock band Keyingi Safar…

ANXIOUS KEMBALI DENGAN “DON’T MOVE”, SAAT CINTA YANG RETAK TAK LAGI BISA DIPAKSA UTUH

Band rock alternatif asal Amerika Serikat, Anxious, membuka babak baru lewat single…