30 Tahun Setelah Knebworth, Oasis Hidupkan Lagi Momen Legendaris Lewat Merchandise Spesial
Tiga dekade berlalu, tetapi gaung Knebworth 1996 belum juga hilang. Kini Oasis mengajak penggemarnya kembali ke salah satu babak paling ikonik dalam sejarah mereka lewat koleksi merchandise yang mengambil inspirasi langsung dari penampilan Liam dan Noel Gallagher.

Tiga puluh tahun setelah dua malam yang mengubah sejarah Oasis, Knebworth kembali menjadi sorotan.
Bukan karena konser baru, melainkan karena Oasis menghadirkan koleksi merchandise khusus untuk mengenang penampilan monumental mereka di Knebworth pada 1996.
Konser tersebut digelar selama dua malam, 10 dan 11 Agustus 1996, ketika Oasis sedang berada di puncak popularitasnya. Tiket untuk kedua pertunjukan ludes dalam waktu kurang dari 24 jam, sementara sekitar 250 ribu orang akhirnya memadati lokasi konser.
Yang membuatnya semakin luar biasa, jumlah orang yang berebut tiket disebut mencapai sekitar 2,6 juta orang. Angka tersebut bahkan setara dengan sekitar lima persen populasi Inggris pada saat itu.
Knebworth akhirnya bukan sekadar konser.
Ia menjadi simbol dari besarnya pengaruh Oasis dan salah satu momen paling penting dalam perjalanan Britpop di era 1990-an.
Dari Panggung Knebworth ke Koleksi Merchandise

Untuk menandai 30 tahun momen tersebut, Oasis menghadirkan sejumlah merchandise yang membawa kembali elemen visual dari era Knebworth.
Salah satunya berupa kaus katun dengan tulisan “Knebworth” dan logo Oasis, sementara koleksi lainnya menghadirkan tas crossbody berwarna navy.
Kaus tersebut dijadwalkan tersedia mulai 28 Agustus, sedangkan tas crossbody akan menyusul pada 7 Oktober.
Namun, yang paling menarik bukan hanya merchandise dengan logo Knebworth.
Oasis juga menghadirkan sesuatu yang jauh lebih dekat dengan sejarah penampilan mereka: replika pakaian yang dikenakan Noel dan Liam Gallagher saat konser tersebut.
Gaya Noel dan Liam Kembali dalam Bentuk Replika
Untuk Noel Gallagher, koleksi ini menghadirkan replika jumper putih dengan garis navy dan merah yang dikenakannya ketika tampil di atas panggung Knebworth.
Sementara itu, Liam Gallagher mendapat penghormatan lewat replika jaket safari putih yang menjadi salah satu pakaian paling mudah dikenali dari penampilannya saat itu.
Jaket tersebut dibuat dari 100 persen katun dan memiliki empat kantong bergaya utilitas dengan penutup kancing. Detail lainnya mencakup kancing berwarna ivory serta gesper sabuk dengan warna senada.

Harga replika jaket Liam ditetapkan sebesar £100, atau sekitar Rp2,4 juta, dan dijadwalkan tersedia mulai 23 Oktober.
Bagi penggemar Oasis, koleksi seperti ini tentu bukan sekadar pakaian.
Ada nilai nostalgia di baliknya.
Knebworth, Saat Oasis Berada di Puncak

Sulit membicarakan sejarah Oasis tanpa menyebut Knebworth.
Saat itu, band asal Manchester tersebut sedang berada dalam fase paling besar dalam karier mereka. Dua malam di Knebworth kemudian menjadi gambaran betapa besarnya demam Oasis di Inggris.
Permintaan tiket yang begitu tinggi bahkan membuat mereka secara teoritis disebut bisa menggelar konser hingga 20 malam di lokasi tersebut jika seluruh permintaan dituruti.
Puluhan tahun kemudian, rekaman, foto, dan berbagai memorabilia dari konser tersebut masih terus menjadi bagian penting dari sejarah Oasis.
Dan kini, sebagian dari sejarah itu kembali hadir dalam bentuk yang bisa dikenakan oleh para penggemarnya.
Knebworth Kembali Memunculkan Spekulasi
Menariknya, perayaan 30 tahun Knebworth ini juga kembali memunculkan pertanyaan besar:

Apakah Oasis akan kembali ke Knebworth?
Spekulasi tersebut muncul setelah promotor tur besar Oasis, Live ’25, disebut telah mendapatkan izin untuk menggelar pertunjukan di lokasi tersebut.
Hal itu langsung memicu rumor mengenai kemungkinan Liam dan Noel kembali ke tempat yang memiliki arti penting dalam perjalanan Oasis.
Rumor tentang tur lanjutan pada 2027 juga sempat beredar, termasuk kemungkinan konser di Inggris dan Eropa. Bahkan sempat muncul laporan mengenai kemungkinan residensi di Manchester serta kembalinya Oasis ke Knebworth.
Namun sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai rencana tersebut.
Jadi untuk sekarang, Knebworth 2027 masih sebatas rumor.
Oasis Masih Punya Cerita untuk Diceritakan
Di luar nostalgia Knebworth, Oasis juga masih memiliki proyek lain yang akan segera hadir.
Dokumenter terbaru berjudul “Don’t Look Back In Anger”, yang disutradarai Steven Knight, dijadwalkan tayang di bioskop dan IMAX mulai 11 September 2026. Film tersebut kemudian akan tersedia melalui Disney+ dan Hulu di berbagai wilayah pada waktu berikutnya di tahun yang sama.
Dengan berbagai proyek tersebut, terlihat jelas bahwa cerita Oasis dan era Britpop masih memiliki tempat yang kuat di tengah penggemarnya.
Tiga puluh tahun memang sudah berlalu sejak Knebworth.
Namun bagi mereka yang pernah berada di sana—dan bagi generasi yang mengenal Oasis setelahnya—dua malam di Agustus 1996 itu tetap menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan.

Kini, kenangan tersebut kembali hadir.
Bukan hanya lewat rekaman dan foto lama, tetapi juga melalui merchandise yang membawa kembali sedikit dari semangat Knebworth 1996.
Dan seperti lagu Oasis yang terus diputar lintas generasi, sepertinya cerita tentang Knebworth juga masih jauh dari kata selesai.