MONTREAL — Dua puluh lima tahun perjalanan Simple Plan kini terangkum dalam sebuah film dokumenter. Band pop-punk asal Kanada tersebut resmi menghadirkan “Simple Plan: The Kids in the Crowd”, yang kini dapat disaksikan secara global melalui Prime Video.

Dokumenter ini membawa penonton kembali ke berbagai fase perjalanan Simple Plan, mulai dari masa ketika mereka masih bermain di ruang bawah tanah Montreal hingga perjalanan panjang mereka menjadi salah satu band pop-punk paling dikenal dari era 2000-an.

Bukan sekadar rekaman perjalanan karier, “The Kids in the Crowd” juga mencoba memperlihatkan sisi personal di balik perjalanan tersebut. Arsip-arsip lama yang sebelumnya belum pernah dipublikasikan dipadukan dengan wawancara para personel serta sejumlah figur penting dalam sejarah musik punk-rock.

Dari Basement Montreal Hingga Panggung Dunia

Selama lebih dari dua dekade, Simple Plan melewati berbagai perubahan dalam industri musik tanpa kehilangan identitas mereka.

Film ini menelusuri proses terbentuknya sejumlah lagu yang kemudian menjadi bagian penting dari katalog mereka, termasuk “Welcome to My Life”, “I’d Do Anything”, dan “Perfect”. Di saat yang sama, dokumenter ini juga memperlihatkan bagaimana persahabatan, dinamika sebagai sebuah band, serta hubungan mereka dengan para penggemar ikut membentuk perjalanan Simple Plan.

Prime Video menggambarkan film ini sebagai perjalanan nostalgia mengenai 25 tahun pertama Simple Plan, lengkap dengan arsip langka dan akses ke perjalanan tur dunia mereka.

Dibintangi Para Nama Besar Skena Pop-Punk

Menariknya, Simple Plan tidak sendirian dalam menceritakan perjalanan tersebut.

Sejumlah nama besar dari dunia punk-rock turut hadir dalam film ini, di antaranya Mark Hoppus dari Blink-182, Avril Lavigne, Dexter Holland dan Noodles dari The Offspring, serta Fat Mike dari NOFX. Kehadiran mereka memberikan perspektif lain mengenai posisi Simple Plan di dalam perkembangan skena pop-punk.

Dokumenter ini juga tidak hanya berhenti pada nostalgia. Kisah Simple Plan menjadi gambaran tentang bagaimana sebuah band dapat bertahan melewati perubahan zaman, tren musik, dan pergantian generasi pendengar.

Hadir Bersama Soundtrack dan Materi Eksklusif

Peluncuran film turut ditemani soundtrack resmi yang dirilis pada 11 Juli 2025. Salah satu materi utamanya adalah lagu baru “Nothing Changes”, yang merefleksikan perjalanan panjang Simple Plan sekaligus membuka pintu menuju babak berikutnya.

Soundtrack tersebut juga menghadirkan sejumlah materi yang belum pernah dirilis sebelumnya, termasuk versi demo dari beberapa lagu. Bagi penggemar lama, bagian ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali sisi lain dari proses kreatif Simple Plan sebelum lagu-lagu mereka dikenal luas.

25 Tahun, Tapi Ceritanya Belum Selesai

Sejak merilis album debut No Pads, No Helmets…Just Balls pada 2002, Simple Plan telah melewati perjalanan yang panjang. Mereka tumbuh dari band yang bermain di ruang-ruang kecil menjadi nama yang mampu mengisi festival besar dan terus melakukan tur di berbagai belahan dunia.

Lewat “The Kids in the Crowd”, Simple Plan tidak hanya mengajak penggemar bernostalgia dengan era ketika pop-punk menjadi soundtrack masa remaja. Film ini juga menjadi pengingat bahwa di balik lagu-lagu yang terdengar sederhana dan penuh energi, terdapat persahabatan, kegagalan, perubahan, serta perjalanan panjang untuk tetap bertahan.

“Simple Plan: The Kids in the Crowd” kini tersedia di Prime Video secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

510 BONGKAR SISI GELAP DI BALIK PUNCAK LEWAT “HEAVY LIES THE CROWN”

Bandung — 510 kembali lewat rilisan terbaru mereka, “Heavy Lies the Crown”.…

DONGKER RILIS ALBUM “MELANKOLIA RADIKAL”, MERANGKUM KEGELISAHAN, KEHILANGAN, DAN REALITAS SOSIAL

Bandung, 28 Agustus 2026 — Dongker resmi merilis album penuh terbaru mereka,…

RAMMADHANIAL KEMBALI DENGAN WHISPER FROM NOWHERE, ALBUM PENUH CERITA TENTANG KEHILANGAN DAN PENERIMAAN

Banjarnegara, 28 Agustus 2026 — Setelah lima tahun berlalu sejak album debut…

KEYINGI SAFAR TURNS HEARTBREAK AND MEMORY INTO “KEYINGI SAFAR”

Tashkent, Uzbekistan — Hailing from Tashkent, Uzbekistan, emo/alternative rock band Keyingi Safar…