Jakarta, 11 September 2026 — Musik kembali menjadi titik temu antara Indonesia dan Jepang. Penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser Dhira Bongs menggandeng grup vokal asal Kyoto, WITHDOM, dalam single terbaru berjudul “Stand by me”.

Dirilis pada 11 September 2026, lagu ini mempertemukan karakter vokal dan musikal dua negara dalam balutan R&B, sentuhan UK garage, serta nuansa pop era ’90-an. WITHDOM sendiri merupakan grup beranggotakan empat personel—SMOOTH, ROY, Ryo, dan SHVNYA—sementara kolaborasi ini menjadi pengalaman baru bagi Dhira karena untuk pertama kalinya ia bekerja bersama sebuah grup vokal.

Secara musikal, “Stand by me” tidak mencoba menjadikan perbedaan bahasa dan budaya sebagai batas. Justru, karakter tersebut dipertemukan untuk menciptakan lagu yang terasa hangat dan personal.

LAGU TENTANG HADIR, BUKAN SELALU MEMBERI JAWABAN

“Stand by me” berangkat dari sebuah gagasan sederhana: ketika seseorang sedang berada dalam masa sulit, terkadang yang paling dibutuhkan bukan nasihat atau solusi.

Cukup ada seseorang yang bersedia tinggal, mendengarkan, menemani, dan berjalan bersama.

Pesan tersebut menjadi inti dari lagu yang menggambarkan arti sebuah kehadiran ketika seseorang sedang menghadapi masa yang berat.

Dhira pun melihat lagu ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan sisi musikal yang lebih lembut.

“Musikku biasanya bergerak antara ‘softness’ dan ‘strength’, tapi lewat ‘Stand by me’ aku bisa mengekspresikan sisi yang lebih lembut dan sederhana.”

Bagi Dhira, pesan tentang saling menyayangi, menjadi tempat untuk pulang, dan hadir bagi satu sama lain menjadi bagian yang membuat lagu ini terasa dekat. Sentuhan UK garage di dalamnya juga membawa nostalgia terhadap musik yang tumbuh bersamanya.

DHIRA MENYANYIKAN LIRIK DALAM BAHASA JEPANG

Salah satu bagian menarik dari “Stand by me” adalah keterlibatan Dhira dalam menyanyikan bagian berbahasa Jepang.

Salah satu liriknya berbunyi “Kitto te wo tsunageru yo”, yang memiliki arti “Aku tahu kita bisa bergandengan tangan.” Kalimat sederhana tersebut menjadi simbol dari pesan lagu: koneksi manusia dapat melampaui bahasa, negara, maupun latar belakang budaya.

Bagi WITHDOM, kolaborasi ini juga membuka pengalaman baru. “Stand by me” menjadi kali pertama mereka berkolaborasi dengan penyanyi perempuan, sekaligus menghadirkan warna vokal berbeda ke dalam karakter harmoni mereka.

SMOOTH, leader WITHDOM, melihat justru perbedaan antara mereka dan Dhira sebagai sesuatu yang membuat kolaborasi ini menarik.

“Meskipun kami berasal dari negara, bahasa, dan lingkungan tempat tumbuh yang berbeda, suara kami bisa menyatu dengan begitu natural tanpa terlalu memikirkan perbedaan tersebut.”

Ia berharap lagu ini dapat menemani orang-orang yang sedang melewati masa sulit sekaligus mengingatkan bahwa koneksi sederhana dengan orang lain bisa memiliki arti besar.

KOLABORASI INTERNASIONAL KEDUA WITHDOM

“Stand by me” juga melanjutkan langkah WITHDOM dalam membangun hubungan musikal lintas negara.

Sebelumnya, grup asal Kyoto tersebut berkolaborasi dengan musisi Thailand SIN (Singular) melalui “KOE feat. SIN” pada 2025. Kolaborasi bersama Dhira Bongs kemudian menjadi proyek internasional kedua mereka dan memperluas koneksi WITHDOM ke Indonesia.

Proses kreatif “Stand by me” melibatkan Dhira Bongs, WITHDOM, dan Kaz Kuwamura. Liriknya ditulis oleh SMOOTH, Dhira Bongs, dan Kaz Kuwamura, sementara komposisi dikerjakan oleh Dhira Bongs, Kaz Kuwamura, dan Huge M. Kaz Kuwamura juga menangani produksi sekaligus koordinasi kolaborasi.

DHIRA BONGS DAN WITHDOM, DUA NEGARA DALAM SATU SUARA

Bagi Dhira sendiri, Jepang bukanlah wilayah yang asing. Ia sebelumnya telah tampil di berbagai festival dan showcase di Jepang serta pernah berkolaborasi dengan sejumlah musisi dari negara tersebut, termasuk Gotch (Masafumi Gotoh) dari ASIAN KUNG-FU GENERATION.

Pengalaman internasional Dhira juga mencakup penampilan di Amerika Serikat dan Eropa, termasuk SXSW 2019, Live at Heart Festival 2024 di Swedia, dan Music Lane Festival Okinawa 2025. Secara musikal, ia dikenal dengan pendekatan Explorative Pop, yang memadukan indie pop, alt-pop, R&B, jazz, dan sentuhan classic disco.

Sementara itu, WITHDOM yang dibentuk di Kyoto pada 2017 dikenal lewat perpaduan R&B, J-POP, dan elemen musik Jepang. Grup ini terdiri dari tiga vokalis dan satu rapper/chorus, dengan kekuatan utama pada vokal dan harmoni.

Pertemuan keduanya akhirnya menghasilkan “Stand by me”—sebuah lagu yang tidak membutuhkan pesan rumit untuk menyampaikan sesuatu yang universal.

Kadang, ketika dunia terasa terlalu berat, yang kita butuhkan memang bukan seseorang yang datang membawa jawaban. Cukup seseorang yang memilih untuk tetap berada di samping kita.

“Stand by me” — Dhira Bongs feat. WITHDOM, tersedia mulai 11 September 2026 di berbagai platform musik digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

510 BONGKAR SISI GELAP DI BALIK PUNCAK LEWAT “HEAVY LIES THE CROWN”

Bandung — 510 kembali lewat rilisan terbaru mereka, “Heavy Lies the Crown”.…

DONGKER RILIS ALBUM “MELANKOLIA RADIKAL”, MERANGKUM KEGELISAHAN, KEHILANGAN, DAN REALITAS SOSIAL

Bandung, 28 Agustus 2026 — Dongker resmi merilis album penuh terbaru mereka,…

RAMMADHANIAL KEMBALI DENGAN WHISPER FROM NOWHERE, ALBUM PENUH CERITA TENTANG KEHILANGAN DAN PENERIMAAN

Banjarnegara, 28 Agustus 2026 — Setelah lima tahun berlalu sejak album debut…

KEYINGI SAFAR TURNS HEARTBREAK AND MEMORY INTO “KEYINGI SAFAR”

Tashkent, Uzbekistan — Hailing from Tashkent, Uzbekistan, emo/alternative rock band Keyingi Safar…